Blog
Mengenal Spesifikasi MCCB 3 Pole 35kA 250A VINSA MCCB Basic Series M25F3B250
Apa Itu MCCB?
Dalam sebuah instalasi listrik, baik pada gedung komersial, pabrik, rumah sakit, pusat data, maupun fasilitas industri lainnya, sistem proteksi memegang peran yang sangat penting. Gangguan seperti beban lebih (overload), hubung singkat (short circuit), hingga kegagalan instalasi dapat menyebabkan kerusakan peralatan, menghentikan proses produksi, bahkan menimbulkan risiko kebakaran.
Salah satu perangkat proteksi yang banyak digunakan pada sistem distribusi tegangan listrik adalah MCCB (Moulded Case Circuit Breaker). Dibanding dengan MCB (Miniature Circuit Breaker), MCCB dirancang untuk menangani arus yang lebih besar sehingga banyak diaplikasikan pada panel distribusi utama, panel subdistribusi, panel motor, panel pompa, hingga mesin industri.
MCCB merupakan pemutusan sirkuit dengan kapasitas arus menengah hingga besar yang ditempatkan di dalam moulded case atau housing berbahan isolasi. Konstruksi terbut membuat MCCB dapat memberikan perlindungan terhadap arus lebih dan hubung singkat sekaligus memiliki ketahanan mekanis yang sesuai untuk penggunaan pada sistem distribusi.
Selain sebai perangkat proteksi, MCCB juga dapat digunakan sebagai sakelar utama (main switch) pada panel listrik karena mampu melakukan proses pemutusan dan penyambungan rangkaian karakteristik dan ranting perangkat.
Seiring berkembangnya dunia industri dan otomasi, penggunaan MCCB juga tidak hanya terbatas sebagai pemutus arus manual. Berbagai accessories seperti Auxiliary Contact, Alarm Contact, Shunt Release, Under Voltage Release, hingga Rotary Handle memungkinkan MCCB dikombinasikan dengan sistem kontrol, monitoring, maupun sistem proteksi lainnya.
Dengan demikian, MCCB menjadi salah satu komponen penting dalam membangun sistem distribusi listrik yang aman, andal, dan mudah dikembangkan sesuai kebutuhan panel.
Mengapa MCCB Menjadi Komponen Penting dalam Panel Industri?
Sistem distribusi listrik pada lingkungan industri memiliki karakteristik beban yang jauh lebih besar dibandingkan instalasi rumah tangga. Motor listrik, mesin produksi, HVAC, pompa, kompresor, hingga berbagai peralatan industri dapat bekerja secara bersamaan dan membutuhkan suplai daya yang stabil.
Apabila terjadi gangguan pada salah satu jalur distribusi tanpa adanya sistem proteksi yang memadai, kerusakan dapat menyebar ke peralatan lain dan mengakibatkan penghentian operasional.
Karena alasan tersebut, MCCB menjadi salah satu perangkat yang banyak ditemukan pada penel listrik industri dan sistem distribusi.
Proteksi terhadap Hubung Singkat
Hubung singkat merupakan salah satu gangguan listrik yang dapat menghasilkan arus sangat besar dalam waktu singkat. Jika tidak segera diputus, kondisi tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada kabel, busbar, panel listrik, maupun peralatan yang terhubung.
Pada MCCB dengan proteksi thermal-magnetic, mekanisme magnetic digunakan untuk merespons kondisi arus gangguan yang sangat tinggi dan membantu memutus rangkaian dengan cepat.
Proteksi Beban Lebih
Selain short circuit, kondisi overload juga dapat terjadi ketika beban yang terhubung melebihi kapasitas yang direncanakan. Arus yang terlalu besar dan berlangsung terus-menerus dapat meningkatkan temperatur penghantar dan mempercepat kerusakan isolasi.
Proteksi thermal pada MCCB dirancang untuk merespons kondisi beban lebih berdasarkan karakteristik trip perangkat.
Menjaga Keandalan Sistem Distribusi
Pada fasilitas industri modern, kontinuitas suplai listrik sangat menentukan produktivitas. Gangguan pada satu jalur distribusi dapat menyebabkan proses produksi berhenti dan meningkatkan downtime.
MCCB membantu membatasi dampak gangguan dengan memutus rangkaian yang mengalami masalah sesuai karakteristik proteksinya, sehingga desain sistem dapat dibuat lebih terkontrol.
Memnimalkan Downtime
Gangguan listrik yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan terhentinya proses produksi, keterlambatan pekerjaan, hingga kerugian operasional.
Oleh karena itu, perangkat proteksi yang sesuai dengan karakteristik sistem menjadi bagian penting dalam perencanaan panel listrik.
Meningkatkan Keselamatan Operatir dan Peralatan
MCCB membantu memberikan perlindungan terhadap kondisi arus lebih dan hubung singkat. Pemilihan rating serta kemampuan pemutusan yang sesuai menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem kelistrikan yang lebih aman.
Dengan demikian, pemilihan MCCB tidak boleh hanya didasarkan pada kebutuhan arus nominal, tetapi juga harus mempertimbangkan kondisi sistem secara keseluruhan.
Bagaimana Cara Kerja MCCB?
Meskipun terlihat sederhana dari luar. MCCB memiliki mekanisme internal yang dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap berbagai jenis gangguan listrik.
Pada MCCB dengan teknologi thermal-magnetic, dua karakteristik utama yang perlu dipahami adalah thermal protection dan magnetic protection.
Thermal Protection untuk Beban Lebih
Thermal protection bekerja berdasarkan efek panas yang dihasilkan oleh arus listrik. Ketika arus melebihi kondisi kerja yang ditentukan dalam periode tertentu, elemen thermal akan merespons kenaikan temperatur hingga mekanisme trip bekerja.
Sistem ini ditujukan untuk membantu melindungi penghantar dan peralatan dari kondisi panas berlebih yang dapat terjadi akibat beban lebih.
Magnetic Protection untuk Hubung Singkat
Ketika terjadi hubung singkat, arus dapat meningkat secara drastis dalam waktu sangat singkat. Pada mekanisme magnetic, kenaikan arus yang besar menghasilkan gaya elektromagnetik yang memicu mekanisme pemutusan.
Karena karakteristiknya dirancang untuk merespons gangguan arus besar, proteksi magnetic menjadi bagian penting dalam perlindungan terhadap short circuit.
Mekanisme Pemutusan Arus
Ketika sistem proteksi mendeteksi kondisi yang memenuhi karakteristik trip, mekanisme internal MCCB akan membuka kontak utama sehingga aliran listrik terputus.
Pemutusan tersebut dilakukan oleh mekanisme perangkat secara otomatis sesuai karakteristik trip unit.
Arc Extinguishing Chamber
Ketika kontak utama terbuka saat membawa arus, dapat terjadi busur listrik (electric arc). MCCB dilengkapi sistem pemadaman busur untuk membantu mengendalikan dan memadamkan busur tersebut.
Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa konstruksi MCCB dirancang secara khusus untuk menangani arus yang lebih besar dibandingkan perangkat proteksi berkapasitas lebih kecil.
Mengenal MCCB Basic Series M25F3B250
Setelah memahami MCCB secara umum, pembahasan berikutnya berfokus pada MCCB Basic Series M25F3B250.
M25F3B250 merupakan MCCB dengan konfigurasi 3 pole dan rated current 250 A pada 40°C. Produk ini ditujukan untuk aplikasi distribusi dan menggunakan jaringan AC dengan frekuensi 50/60 Hz.
Produk ini memiliki rated operational voltage hingga 690 V AC, rated insulation voltage 1000 V AC, serta rated impulse withstand voltage 8 kV.
Sementara dari sisi kemampuan pemutusan, M25F3B250 memiliki Icu 50 kA dan Ics 35 kA pada 400/415 V AC.
Karakteristik tersebut membuat M25F3B250 menarik untuk dibahas bagi teknisi maupun panel builder yang membutuhkan MCCB 250 A 3P untuk kebutuhan distribusi.
Memahami Kode M25F3B250
Kode produk MCCB dapat membantu teknisi memahami konfigurasi dasar perangkat. Pada seri ini, penamaan dapat dibaca berdasarkan beberapa bagian:
· M menunjukkan MCCB.
· 25 menunjukkan body/frame size M25.
· F menunjukkan breaking capacity code F.
· 3 menunjukkan jumlah pole, yaitu 3P.
· B250 menunjukkan rating arus 250 A.
Pricelist menjelaskan bahwa frame M25 tersedia untuk rating arus 200–250 A, sedangkan kode 3 menunjukkan konfigurasi 3 pole.
Pricelist menjelaskan bahwa frame M25 tersedia untuk rating arus 200–250 A, sedangkan kode 3 menunjukkan konfigurasi 3 pole.
Spesifikasi MCCB M25F3B250
Berikut merupakan spesifikasi utama M25F3B250 berdasarkan datasheet produk:
|
Parameter |
Spesifikasi |
|
Series |
Basic Series |
|
Model |
M25F3B250 |
|
Product Type |
Moulded Case Circuit Breaker |
|
Application |
Distribution |
|
Pole |
3P |
|
Network |
AC |
|
Frequency |
50/60 Hz |
|
Rated Current |
250 A @ 40°C |
|
Rated Operational Voltage |
690 V AC |
|
Rated Insulation Voltage |
1000 V AC |
|
Impulse Withstand Voltage |
8 kV |
|
Icu |
50 kA @ 400/415 V AC |
|
Ics |
35 kA @ 400/415 V AC |
|
Trip Unit |
Thermomagnetic |
|
Mounting |
Fixed |
|
Connection |
Front Connection |
|
Standard |
IEC 60947-2 & GB/T 14048.2 |
Data tersebut berasal dari datasheet M25F3B250 yang mencantumkan perangkat sebagai Moulded Case Circuit Breaker Basic Series untuk aplikasi distribusi dengan konfigurasi 3P.
MCCB M25F3B250 250A 3P
Salah satu informasi paling penting dari produk ini adalah rating 250 A. Artinya, M25F3B250 memiliki rated current 250 A pada kondisi temperature referensi 40°C.
Sementara konfigurasi 3P atau 3 pole menunjukkan bahwa perangkat memiliki tiga kutub untuk kebutuhan sistem tiga fasa.
Bagi teknisi, kombinasi rating 250 A dan konfigurasi 3P perlu dilihat bersama dengan karakteristik sistem yang akan dilindungi. Rating MCCB sebaiknya dikoordinasikan dengan kapasitas penghantar, beban, serta perangkat proteksi lain dalam sistem.
Kapasitas Breaking MCCB M25F3B250
Selain rating arus, kemampuan pemutusan merupakan parameter yang sangat penting dalam pemilihan MCCB. Pada M25F3B250 terdapat dua angka utama yang perlu dipahami, yaitu Icu 50 kA dan Ics 35 kA.
Apa Itu Icu pada MCCB?
Icu atau rated ultimate short-circuit breaking capacity menunjukkan kemampuan pemutusan maksimum yang ditetapkan berdasarkan kondisi pengujian dan rating yang ditentukan.
M25F3B250 memiliki Icu sebesar 50 kA pada 400/415 V AC 50/60 Hz sesuai IEC 60947-2.
Apa Itu Ics?
Ics atau rated service short-circuit breaking capacicty merupakan parameter yang menunjukan service breaking capacity perangkat. Pada M25F3B250, nilai Ics adalah 35 kA pada 400/415 V AC 50/60 Hz.
Pricelist juga mengelompokan M25F sebagai MCCB dengan operating short circuit breaking capacity 35 kA dan limit short circuit breaking capacity 50 kA pada 380/415 V.
Mengapa Icu dan Ics Penting bagi Teknisi?
Ketika memilih MCCB, angka ampere bukan satu-satunya parameter. Misalnya, sebuah sistem memiliki arus beban tertentu, tetapi pada titik pemasangan tersebut terdapat kemungkinan aurs hubung singkat yang tinggi. Dalam kondisi seperti ini, teknisi harus memastikan kemampuan pemutusan MCCB sesuai dengan hasil perhitungan dan kondisi sistem.
Karena itu, pemilihan MCCB sebaiknya mempertimbangkan:
· Arus beban.
· Tegangan sistem.
· Frekuensi.
· Prospective short-circuit current.
· Icu.
· Ics.
· Karakteristik proteksi.
· Koordinasi dengan perangkat proteksi lainnya.
Thermal-Magnetic Trip Unit pada M25F3B250
M25F3B250 menggunakan Thermomagnetic Trip Unit (TT-U) dengan teknologi thermal-magnetic. Rating trip unit tercatat 250 A pada 40 °C.
Pricelist M25F juga menyebutkan bahwa thermal-magnetic trip unit pada seri ini merupakan tipe non-adjustable atau tidak dapat disetel. Selain itu, MCCB menggunakan fixed tyepe dan front connection.
Bagi teknisi, karakteristik non-adjustable ini penting diperhatikan sejak tahap pemilihan produk. Pada MCCB dengan trip unit yang tidak dapat disetel, pemilihan rating harus dilakukan berdasarkan kebutuhan sistem yang telah dihitung. Jangan memilih MCCB hanya karena rating ampere yang lebih besar terlihat lebih aman.
Rating MCCB harus tetap dikoordinasikan dengan beban, kabel, busbar, dan sistem proteksi secara keseluruhan.
Pilihan Range Arus MCCB M25F
Salah satu informasi yang penting bagi teknisi adalah bahwa M25F tidak hanya tersedia pada rating 250 A. Berdasarkan Pricelist 2026, frame M25F tersedia pada 200 A, 225 A, dan 250 A, seluruhnya dengan konfigurasi 3 pole.
|
Model |
Rated Current |
Pole |
Frame |
|
M25F3B200 |
200 A |
3P |
M25F |
|
M25F3B225 |
225 A |
3P |
M25F |
|
M25F3B250 |
250 A |
3P |
M25F |
M25F3B200 – MCCB 200A
M25F3B200 merupakan pilihan dengan rating 200 A dalam keluarga M25F. Model ini dapat dipertimbangkan ketika kebutuhan arus sistem berbeda pada rating tersebut dan hasil perlindungan proteksi menunjukkan bahwa MCCB 200 A sesuai dengan desain instalasi.
M2F3B225 – MCCB 225A
M25F3B225 menawarkan rating menengah, yaitu 225 A. Pilihan ini dapat digunakan ketika kebutuhan sistem berada di atas 200 A namun belum membutuhkan rating 250 A, tentunya dengan tetap memperhatikan desain proteksi dan kapasitas penghantar.
M25F3B250 – MCCB 250A
M25F3B250 merupakan rating tertinggi dalam frame M25F yang tercantum pada Pricelist 2026. Dengan rated current 250 A dan konfigurasi 3P, produk ini menjadi fokus utama pembahasan artikel.
Karakteristik Instalasi MCCB M25F3B250
M25F3B250 menggunakan fixed mounting dengan mounting support berupa backplate. Sambungan sisi atas dan bawah menggunakan fort connection.
Pricelist juga mencantumkan fixed type dan front connection sebagai karakteristik M25F. Konfigurasi yang ditampilkan menunjukkan input listrik atau Line pada busbar atas dan output atau Load pada busbar bawah.
Dalam pekerjaan panel, informasi tersebut penting karena sejak awal teknisi atau panel builder perlu mempetimbangkan posisi MCCB, arah kabel/busbar, ruang terminal, serta accessories yang mungkin dipasang.
Untuk instalasi aktual, teknisi tetap perlu mengikuti petunjuk pemasangan dan diagram produk serta prosedur keselamatan yang berlaku.
Dimensi MCCB M25F3B250
Dimensi perangkat menjadi salah satu pertimbangan penting ketika merancang panel listrik. M25F3B250 memiliki dimensi:
· Tinggi: 16,5 cm
· Lebar: 10,7 cm
· Kedalaman: 6,2 cm
Data dimensi tersebut tercantum pada datasheet produk.
Berat produk tercatat sekitar 1.859 gram per unit. Datahseet juga mencantumkan unit kemasan sebanyak satu buah per paket.
Informasi dimensi sangat penting terutama ketika M25F3B250 ditempatkan bersama komponen lain seperti contactor, terminal block, busbar, relay, meter, atau accessories MCCB.
Jika accessories tambahan digunakan, teknisi juga memastikan konfigurasi pemasang tidak mengganggu komponen lain di dalam panel.
IP30, IK07 dan Ketahanan Mekanis M25F3B250
Datasheet M25F3B250 mencantumkan:
· IP30
· IK07
· Mechanical durability 20.000 cycles
IP30 dan IK07 merupakan bagian dari karakteristik perlindungan perangkat yang dicantumkan dalam datasheet. Untuk instalasi panel secara keseluruhan, tingkat perlindungan akhir juga dipengaruhi oleh enclosure dan desain panel yang digunakan.
Sementara mechanical durability 20.000 cycles memberikan informasi mengenai karakteristik ketahanan mekanis perangkat dalam kondisi pengujian yang ditentukan.
Kondisi Operasi MCCB M25F3B250
Temperatur juga perlu diperhatikan dalam penggunaan MCCB. Datasheet mencantumkan ambient air temperature untuk operasi pada rentang:
-5°C hingga +40°C
Sedangkan temperatur penyimpanan:
-25°C hingga +70°C.
Rating 250 A pada M25F3B250 sendiri ditentukan pada temperatur referensi 40°C. Karena itu, kondisi temperatur di dalam panel tetap perlu diperhatikan pada saat perancangan. Temperatur lingkungan, kepadatan komponen, sirkulasi udara, serta kondisi enclosure dapat memengaruhi kondisi kerja perangkat.
Karena itu, kondisi temperatur di dalam panel tetap perlu diperhatikan pada saat perancangan. Temperatur lingkungan, kepadatan komponen, sirkulasi udara, serta kondisi enclosure dapat memengaruhi kondisi kerja perangkat.
Standard MCCB M25F3B250
IEC 60947-2 & GB/T 14048.2
pada data produk dan Pricelist.
Datasheet juga mencantumkan bahwa produk memiliki suitability for isolation sesuai IEC 60947-2 dan utilisation category Category A.
Informasi standard tersebut penting bagi teknisi dan engineer karena pemilihan perangkat proteksi perlu memperhatikan standar yang menjadi acuan produk dan sistem instalasi.
Accessories MCCB M25F3B250
Salah satu kelebihan MCCB untuk kebutuhan panel industri adalah kemampuannya menggunakan accessories tambahan.
Datasheet M25F3B250 mencantumkan beberapa jenis accessories, antara lain:
- Auxiliary Contact
- Alarm Contact
- Shunt Release
- Undervoltage Release
Dalam Pricelist 2026, accessories untuk frame size 225 & 250 A juga tersedia. Ini membuat pilihan accessories tersebut relevan untuk M25F3B250.
MAA250 – Alarm Contact
MAA250 merupakan accessory alarm contact untuk kebutuhan indikasi kondisi tertentu pada MCCB.
Pada Pricelist 2026, MAA250 tercantum untuk frame size 225 & 250 A dengan harga Rp259.600 per pcs, termasuk PPN 11%.
Alarm contact dapat menjadi bagian dari sistem monitoring sehingga status gangguan MCCB dapat diteruskan ke sistem kontrol atau indikator sesuai rancangan panel.
MAS250 – Shunt Release
MAS250 merupakan shunt release untuk kebutuhan pelepasan MCCB melalui rangkaian kontrol.
Untuk frame size 225 & 250 A, kode yang tercantum adalah MAS250, dengan harga Rp374.300 per pcs berdasarkan Pricelist 2026.
Penggunaan shunt release dapat membantu kebutuhan sistem yang memerlukan fungsi trip melalui sinyal kontrol eksternal sesuai rancangan dan karakteristik accessory.
MAAUX250 – Auxiliary Contact
MAAUX250 merupakan auxiliary contact yang dapat digunakan untuk memberikan informasi status kontak MCCB ke rangkaian kontrol atau monitoring.
Datasheet M25F3B250 mencantumkan auxiliary contact dengan konfigurasi 1N/O + 1N/C sebagai salah satu pilihan accessory.
Untuk frame size 225 & 250 A, Pricelist mencantumkan kode MAAUX250 dengan harga Rp259.600 per pcs.
MAUVT250 – Under Voltage Release
MAUVT250 merupakan undervoltage release.
Accessory ini digunakan pada sistem yang membutuhkan fungsi pelepasan MCCB berdasarkan kondisi tegangan kontrol sesuai karakteristik accessory.
Pricelist mencantumkan MAUVT250 untuk frame size 225 & 250 A dengan harga Rp907.900 per pcs.
MARH250 – Extended Rotary Handle
MARH250 merupakan extended rotary handle untuk kebutuhan pengoperasian MCCB menggunakan mekanisme rotary handle.
Untuk frame size 225 & 250 A, Pricelist 2026 mencantumkan MARH250 dengan harga Rp1.008.200 per pcs, termasuk PPN 11%.
Penggunaan rotary handle dapat dipertimbangkan ketika desain panel membutuhkan mekanisme pengoperasian MCCB dari posisi yang sesuai dengan rancangan enclosure.
Tabel Accessories M25F3B250
Agar lebih mudah digunakan sebagai referensi oleh teknisi, berikut rangkumannya:
|
Accessories |
Reference Code |
Fungsi Utama |
Harga Pricelist 2026 |
|
Alarm Contact |
MAA250 |
Indikasi alarm/trip |
Rp259.600 |
|
Shunt Release |
MAS250 |
Trip melalui rangkaian kontrol |
Rp374.300 |
|
Auxiliary Contact |
MAAUX250 |
Indikasi status kontak |
Rp259.600 |
|
Under Voltage |
MAUVT250 |
Proteksi/pelepasan berdasarkan tegangan kontrol |
Rp907.900 |
|
Extended Rotary Handle |
MARH250 |
Pengoperasian dengan rotary handle |
Rp1.008.200 |
Harga pada tabel mengikuti Pricelist 2026 yang tersedia dan sudah termasuk PPN 11%.
Harga dan ketersediaan dapat berubah sehingga sebaiknya dilakukan pengecekan kembali sebelum pembelian.
Perbandingan M25F3B200, M25F3B225 dan M25F3B250
Ketiga produk berada dalam frame M25F dan memiliki konfigurasi 3P.
|
Model |
Rated Current |
Pole |
Frame |
|
M25F3B200 |
200 A |
3P |
M25F |
|
M25F3B225 |
225 A |
3P |
M25F |
|
M25F3B250 |
250 A |
3P |
M25F |
Ketiga model tercantum dalam Pricelist 2026 pada harga yang sama, yaitu Rp1.385.500 per unit termasuk PPN 11%.
Perbedaan utamanya adalah rating arus nominal.
Pemilihan rating sebaiknya mengikuti hasil perhitungan sistem. Jika kebutuhan sistem tidak mencapai 250 A, tidak berarti M25F3B250 otomatis menjadi pilihan terbaik. Begitu pula ketika kebutuhan sudah mendekati atau melebihi rating tertentu, teknisi perlu mengevaluasi kembali kapasitas penghantar, beban, dan koordinasi proteksi.
Cara Memilih MCCB 250A untuk Panel Listrik
Pemilihan MCCB 250 A perlu dilakukan secara menyeluruh.
Sesuaikan dengan Arus Beban
Langkah pertama adalah mengetahui kebutuhan arus pada sistem.
MCCB tidak seharusnya dipilih hanya berdasarkan perkiraan. Beban, karakteristik operasi, kapasitas penghantar, serta kebutuhan proteksi harus diperhitungkan.
Perhatikan Tegangan Sistem
M25F3B250 memiliki rated operational voltage 690 V AC.
Namun, rating tersebut tetap harus dibandingkan dengan tegangan aktual sistem yang akan digunakan.
Periksa Short Circuit Current
Salah satu hal yang sering terlewat adalah kemampuan MCCB dalam menghadapi short circuit.
M25F3B250 memiliki Icu 50 kA dan Ics 35 kA pada 400/415 V AC.
Teknisi atau engineer perlu memastikan kemampuan pemutusan tersebut sesuai dengan kondisi hubung singkat pada titik pemasangan.
Perhatikan Kabel dan Busbar
Pemilihan MCCB harus dikoordinasikan dengan kabel dan busbar yang digunakan.
MCCB 250 A tidak boleh dipandang sebagai komponen yang berdiri sendiri. Sistem proteksi harus dirancang sebagai satu kesatuan.
Perhatikan Temperatur
Rating M25F3B250 sebesar 250 A diberikan pada kondisi referensi 40°C.
Karena itu, kondisi temperatur panel juga perlu diperhatikan dalam desain.
Perhatikan Accessories
Jika panel membutuhkan monitoring atau kontrol tambahan, tentukan accessories sejak awal.
Misalnya:
- Alarm Contact untuk indikasi.
- Auxiliary Contact untuk status kontak.
- Shunt Release untuk kebutuhan trip melalui rangkaian kontrol.
- Undervoltage Release untuk fungsi terkait tegangan kontrol.
- Rotary Handle untuk mekanisme pengoperasian.
Dengan begitu, layout panel dan ruang pemasangan dapat direncanakan sejak awal.
Hal yang Perlu Diperhatikan Teknisi Saat Memasang MCCB M25F3B250
MCCB merupakan salah satu komponen utama dalam panel distribusi sehingga proses pemasangan perlu dilakukan dengan memperhatikan spesifikasi produk dan prosedur kerja yang berlaku.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
Pastikan Rating Sesuai
Pastikan rating 250 A memang sesuai dengan desain sistem.
Jangan memilih MCCB hanya berdasarkan kapasitas arus terbesar yang tersedia.
Periksa Kapasitas Breaking
Pastikan Icu dan Ics sesuai dengan kebutuhan instalasi.
Untuk M25F3B250, nilai Icu adalah 50 kA dan Ics 35 kA pada 400/415 V AC.
Perhatikan Terminal dan Sambungan
M25F3B250 menggunakan front connection.
Konfigurasi sambungan harus mengikuti petunjuk pemasangan produk dan desain panel.
Pastikan Ruang Panel Memadai
Dimensi MCCB adalah sekitar 165 × 107 × 62 mm.
Ruang tambahan juga perlu diperhitungkan jika menggunakan accessories.
Periksa Accessories
Pastikan accessory yang dipilih memang sesuai dengan frame size dan model MCCB.
Untuk M25F, Pricelist menyediakan accessories khusus untuk frame size 225 & 250 A.
Lakukan Pemeriksaan Sebelum Energize
Sebelum panel diberi tegangan, lakukan pemeriksaan sesuai prosedur kerja dan keselamatan yang berlaku.
MCCB M25F3B250 Cocok untuk Apa?
Datasheet mencantumkan Device Application: Distribution, sehingga M25F3B250 ditujukan untuk aplikasi distribusi.
Dengan karakteristik tersebut, perangkat dapat dipertimbangkan untuk berbagai kebutuhan distribusi listrik yang membutuhkan MCCB 3P 250 A, selama hasil perhitungan dan spesifikasi sistem sesuai.
Contoh kebutuhan yang dapat menggunakan MCCB pada kelas ini antara lain:
- Panel distribusi listrik.
- Feeder panel.
- Panel subdistribusi.
- Panel distribusi industri.
- Jalur distribusi 3 fasa.
- Panel mesin atau fasilitas industri yang membutuhkan perangkat proteksi dengan rating 250 A.
Namun, jenis aplikasi tidak berarti produk otomatis cocok untuk semua kondisi tersebut. Kesesuaian akhir tetap perlu ditentukan berdasarkan sistem, beban, tegangan, short-circuit current, penghantar, dan persyaratan instalasi.
Kelebihan M25F3B250 untuk Kebutuhan Panel Distribusi
Jika dilihat dari spesifikasinya, beberapa karakteristik yang menjadi perhatian pada M25F3B250 adalah:
Rating 250 A
M25F3B250 menyediakan rating arus 250 A untuk kebutuhan distribusi yang membutuhkan kapasitas lebih besar.
Konfigurasi 3P
Konfigurasi 3 pole membuatnya ditujukan untuk kebutuhan sistem tiga fasa sesuai desain instalasi.
Icu 50 kA
Kemampuan ultimate breaking capacity sebesar 50 kA pada 400/415 V AC menjadi salah satu spesifikasi utama produk.
Ics 35 kA
Service breaking capacity tercatat sebesar 35 kA pada 400/415 V AC.
Thermal-Magnetic Trip
Penggunaan thermomagnetic trip unit memberikan karakteristik proteksi thermal dan magnetic dalam satu perangkat.
Tersedia Accessories
M25F3B250 dapat dikombinasikan dengan berbagai accessories seperti alarm contact, auxiliary contact, shunt release dan undervoltage release sesuai konfigurasi yang tersedia.
FAQ MCCB M25F3B250
Berapa ampere MCCB M25F3B250?
M25F3B250 memiliki rated current 250 A pada 40°C.
Berapa pole MCCB M25F3B250?
M25F3B250 merupakan MCCB dengan konfigurasi 3 pole atau 3P.
Berapa kapasitas breaking M25F3B250?
M25F3B250 memiliki Icu 50 kA dan Ics 35 kA pada 400/415 V AC 50/60 Hz.
Apakah M25F3B250 menggunakan thermal-magnetic trip?
Ya. M25F3B250 menggunakan Thermomagnetic Trip Unit (TT-U) dengan teknologi thermal-magnetic.
Apakah trip unit M25F3B250 adjustable?
Tidak. Pricelist M25F menyebutkan thermal-magnetic trip unit yang digunakan adalah non-adjustable.
Apa saja pilihan arus MCCB M25F?
M25F tersedia pada 200 A, 225 A dan 250 A untuk konfigurasi 3P yang tercantum dalam Pricelist 2026.
Apa saja accessories MCCB M25F3B250?
Accessories yang tercantum meliputi Alarm Contact MAA250, Shunt Release MAS250, Auxiliary Contact MAAUX250, Under Voltage MAUVT250, dan Extended Rotary Handle MARH250. Datasheet juga mencantumkan auxiliary contact, alarm contact, shunt release dan undervoltage release sebagai accessories.
Berapa ukuran MCCB M25F3B250?
M25F3B250 memiliki ukuran sekitar 16,5 cm × 10,7 cm × 6,2 cm atau 165 × 107 × 62 mm.
Berapa berat MCCB M25F3B250?
Berat produk tercatat sekitar 1.859 gram per unit.
Berapa tegangan kerja M25F3B250?
Rated operational voltage M25F3B250 adalah 690 V AC, sedangkan rated insulation voltage adalah 1000 V AC.
Apakah M25F3B250 cocok untuk panel distribusi?
Ya, datasheet mencantumkan Distribution sebagai device application. Namun, kesesuaian pada instalasi tertentu tetap perlu ditentukan berdasarkan arus beban, tegangan, short-circuit current, kabel, busbar, dan desain sistem proteksi.
Berapa harga M25F3B250?
Berdasarkan Pricelist 2026, harga M25F3B250 adalah Rp1.385.500 per pcs, termasuk PPN 11%.
Kesimpulan
MCCB M25F3B250 merupakan MCCB Basic Series dengan rating 250 A dan konfigurasi 3 pole yang ditujukan untuk aplikasi distribusi listrik. Produk ini menggunakan Thermomagnetic Trip Unit (TT-U) dengan karakteristik thermal-magnetic dan tipe trip unit yang tercantum sebagai non-adjustable.
Dari sisi kemampuan pemutusan, M25F3B250 memiliki Icu 50 kA dan Ics 35 kA pada 400/415 V AC 50/60 Hz. Selain itu, perangkat memiliki rated operational voltage 690 V AC, rated insulation voltage 1000 V AC, serta impulse withstand voltage 8 kV.
Frame M25F tersedia dalam beberapa pilihan rating arus, yaitu M25F3B200 200 A, M25F3B225 225 A, dan M25F3B250 250 A. Ketiga pilihan tersebut memberikan alternatif bagi teknisi untuk menentukan rating MCCB berdasarkan kebutuhan sistem.
M25F3B250 juga memiliki dimensi sekitar 165 × 107 × 62 mm, fixed mounting, front connection, IP30, IK07, serta mechanical durability 20.000 cycles.
Untuk keb1utuhan panel yang memerlukan fungsi tambahan, tersedia berbagai accessories seperti MAA250 Alarm Contact, MAS250 Shunt Release, MAAUX250 Auxiliary Contact, MAUVT250 Under Voltage, dan MARH250 Extended Rotary Handle. Accessories tersebut dapat membantu menyesuaikan fungsi MCCB dengan kebutuhan monitoring, kontrol, dan pengoperasian panel.
Dengan spesifikasi tersebut, MCCB M25F3B250 250A 3P dapat menjadi salah satu pilihan untuk kebutuhan proteksi dan distribusi listrik yang memerlukan rating 250 A. Namun, pemilihan MCCB tetap harus mempertimbangkan keseluruhan sistem, terutama arus beban, kapasitas kabel dan busbar, tegangan kerja, kondisi temperatur, serta prospective short-circuit current.
Bagi teknisi maupun panel builder, memahami spesifikasi seperti rated current, Icu, Ics, trip unit, pole, mounting, connection, dan accessories akan membantu menghasilkan pemilihan MCCB yang lebih tepat dan sesuai dengan kebutuhan panel.
Untuk mengetahui harga, stok, dan ketersediaan MCCB M25F3B250 terbaru, Anda dapat melakukan pengecekan melalui website ATS Tekno dan Listrik Online sebelum melakukan pemesanan.
